Selasa, 24 November 2015

KEUNTUNGAN BELAJAR SEMALAMAN
                Di era modern banyak para pelajar yang menerapkan sistem belajar semalam atau sering disebut belajar wayangan. Belajar semalaman ini mempunyai banyak dampak untung dan dampak rugi.
            Keuntungan belajar semalaman yaitu bisa menghemat waktu. Apabila kita belajar semalaman kita bisa menghemat waktu dan waktu yang lain dapat digunakan untuk kegiatan yang lain.
Selain menghemat waktu juga bisa lebih mengingat pelajaran yang lama atau yang telah dipelajari lebih dulu. Belajar semalaman idi dapat lebih meningkatkan ingatan dalam belajar. Siswa menjadi lebih ingat tentang pelajaran yang telah dipelajarinya semalam dan tidak mudah lupa.

Keuntungan yang lain adalah menjadi lebih semangat belajar. Apabila kita belajar semalaman bisa lebih semangat belajar dalam menghadapi hari serikutnya. Kita lebih siap dalam ulangan ataupun belajar di sekolah. Belajar semalaman bisa membuat kita lebih menyiapkan materi yang akan dipelajari esok harinya di sekolah bersama guru yang mengajar.
PERAYAAN HUT SMADA
                Pada tangal 24 Oktober 2015 SMAN 2 Magelang atau Smada merayakan ulang tahun yang ke 36. Namun peringatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 15-25 Oktober 2015. Peringatan ulang tahun ini di meriahkan dengan beberapa kegiatan. Kegiatan tersebut diikuti oleh semua warga sekolah dan oleh warga sekitar sekolah. Kegiatan tersebut berjalan dengan sukses.
            Pada tanggal 15-17 Oktober 2015 dimeriahkan dengan Lomba Mural Painting yang dialksanakan oleh semua siswa kelas 12. Para siswa melampiaskan kemampuannya menggambar di dinding samping sekolah dekat lapangan voli dan parkir mobil guru. Selain itu tanggal 18 Oktober 2015 ada lomba untuk SMP/MTS, SD/MI dalam memperingati Bulan Bahasa.
            Puncak acara terdapat pada tanggal 24 Oktober 2015. Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan pementasan Pensi. Setiap kelas di SMAN 2 Magelang wajib mengeluarkan Pensi. Apabila tidak mengeluarkan Pensi dikenai denda Rp 300.000,00. Setiap kelas menampilkan bakatnya. Ada yang mementaskan drama musikal, band, dance, rabbana,dan lain sebagainya.
            Hari terakhir (25 Oktober 2015) perayaan HUT SMADA diramaikan dengan acara jalan santai untuk siswa SMAN 2 Magelang dan warga sekitar. Setiap kelas juga harus mengeluarkan 4 anak untuk mengikuti omba tumpengan. Jalan santai dan lomba tumpengan tersebut dilaksanakan dengan sangat meriah. Setelah jalan santai terdapat pembagian doorprize yang beraneka ragam seperti blender, notebook, printer, dan lain sebagainya. Setelah pembagian doorprize juga dimeriahkan oleh adanya beberapa band yang diundang. Salah satunya adalah Candytrip.
            Acara tersebut sangatlah berarti bagi SMAN 2 Magelang. semua warga SMA sangatlah terlihat senang dalam mengikuti acara tersebut. Banyak harapan dan doa saat melaksanakan kegiatan tersebut.

                
Kelasku
                Sekolah adalah tempat siswa menimba ilmu untuk meraih sukses di masa depan. Sekolah terdiri dari beberapa kelas. Kelas adalah suatu ruangan yang digunakan untuk belajar mengajar. Didalam satu kelas biasanya terdapat 30 siswa yang mempunyai latar belakang berbeda. Namun hal itu membuat mereka bertambah semangat untuk belajar.
            Di SMA N 2 Magelang terdapat beberapa ruang kelas. Salah satu contohnya kelas X-MIA 4. Di kelas X-MIA 4 terdapat 30 siswa yang masing masing mempunyai perbedaan satu sama lain. Contohnya perbedaan usia, pekerjaan orang tua, dan hobi. Siswa kelas X-MIA 4 beragama Islam semua.
            Perbedaan usia tidak menjadikan rasa berkecil hati. Para siswa tetap belajar dengan sungguh-sungguh dalam mendapatkan prestasi. Di kelas X-MIA 4 rata-rata berusia 14-16 tahun. Namun mayoritas berumur 15 tahun. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam tabel dibawah ini.
No.
Nama
Umur


14
15
16
  1.  
Agustina


V
  1.  
Ahmad

V

  1.  
Alya

V

  1.  
Annisya

V

  1. 2
Atharida

V

  1.  
Aulia

V

  1.  
Ayu

V

  1.  
Bagus

V

  1.  
Desti
V


  1.  
Devi


V
  1.  
Dwi

V

  1.  
Eka
V


  1.  
Feby

V

  1.  
Hermawan

V

  1.  
Khusnul

V

  1.  
Lestari
V


  1.  
Masfufah

V

  1.  
Mirza

V

  1.  
M. Akbarodin

V

  1.  
M. Misbakhul

V

  1.  
Nafla

V

  1.  
Novia

V

  1.  
Nurul

V

  1.  
Salma

V

  1.  
Sekar


V
  1.  
Shinta

V

  1.  
Syaebatul

V

  1.  
Wahyu


V
  1.  
Wildan

V

  1.  
Zahrotul

V


Perbedaan yang lain terdapat di pekerjaan orangtuanya. Pekerjaan orangtua tidak menjadikan kendala bagi siswa untuk tetap belajar mencari ilmu. Siswa tetap gigih dalam belajar. Pekerjaan orangtua malah mebuat siswa semangat dalam belajar. Di kelas X-MIA 4 beraneka ragam pekerjaan orangtua siswa masing-masing. Seperti PNS, TNI/POLRI, wiraswasta, dan swasa. Mayoritas pekerjaan orangtua siswa kela X-MIA 4 adalah wiraswasta. Lebih lengkapnya dapat dilihat dalam tabel dibawah ini.

No.
Nama

Pekerjaan
Orang
Tua



PNS
TNI/POLRI
Wiraswasta
Swasta
Tani
  1.  
Agustina


V


  1.  
Ahmad


V


  1.  
Alya


V


  1.  
Annisya
V




  1.  
Atharida


V


  1.  
Aulia


V


  1.  
Ayu
V




  1.  
Bagus


V


  1.  
Desti




V
  1.  
Devi


V


  1.  
Dwi


V


  1.  
Eka


V


  1.  
Feby

V



  1.  
Hermawan



V

  1.  
Khusnul



V

  1.  
Lestari




V
  1.  
Masfufah




V
  1.  
Mirza
V




  1.  
M. Akbarodin



V

  1.  
M. Misbakhul



V

  1.  
Nafla


V


  1.  
Novia


V


  1.  
Nurul




V
  1.  
Salma


V


  1.  
Sekar



V

  1.  
Shinta
V




  1.  
Syaebatul


V


  1.  
Wahyu



V

  1.  
Wildan


V


  1.  
Zahrotul


V



Selain usia dan pekerjaan orangtua, perbedaan yang lain terdapat dalam hobi. Masing-masing siswa kelas X-MIA 4 mempunyai hobi yang berbeda-beda. Seperti olahraga, seni, baca, dan tulis. Mayoritas hobi siswa adalah seni. Banyak siswa yang menyukai seni. Untuk lebih lengkapnya bisa melihat tabel dibawah ini.
No.
Nama

Hobi



Olah Raga
Seni
Baca Tulis
1.        
Agustina


V
2.        
Ahmad
V


3.        
Alya

V

4.        
Annisya

V

5.        
Atharida

V

6.        
Aulia

V

7.        
Ayu


V
8.        
Bagus
V


9.        
Desti



V
10.    
Devi

V

11.    
Dwi

V

12.    
Eka

V

13.    
Feby
V


14.    
Hermawan

V

15.    
Khusnul

V

16.    
Lestari

V

17.    
Masfufah


V
18.    
Mirza


V
19.    
M. Akbarodin


V
20.    
M. Misbakhul

V

21.    
Nafla

V

22.    
Novia


V
23.    
Nurul

V

24.    
Salma

V

25.    
Sekar


V
26.    
Shinta

V

27.    
Syaebatul

V

28.    
Wahyu

V

29.    
Wildan
V


30.    
Zahrotul

V

               

                Dari beberapa perbedaan tersebut masih bnyak lagi perbedaan lain. Akan tetap itu tidak membuat siswa kelas X-MIA 4 menjadi berkecil hati. Merekatetap saling membantu dan mengerti satu sama lain. Siswa kelas X-MIA 4 tetap menjadi siswa yang kompak.